<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Agus Banjarbaru</title>
	<atom:link href="http://agusriyadi2009.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agusriyadi2009.wordpress.com</link>
	<description>BERGEMBIRA UNTUK BERKARYA</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Nov 2009 01:54:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='agusriyadi2009.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/42fa54eeeb23a42e0882dbe33ee3cdf7?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Agus Banjarbaru</title>
		<link>http://agusriyadi2009.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://agusriyadi2009.wordpress.com/osd.xml" title="Agus Banjarbaru" />
	<atom:link rel='hub' href='http://agusriyadi2009.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Desain adalah suatu proses</title>
		<link>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/11/23/desain-adalah-suatu-proses/</link>
		<comments>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/11/23/desain-adalah-suatu-proses/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 01:29:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agusriyadi2009</dc:creator>
				<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyadi2009.wordpress.com/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[Membuat karya desain adalah proses yang memang harus dilalui dari awal sampai akhir. Dan tidak ada proses yang tiba-tiba jadi tanpa ada kritik dan ujian. Proses desain biasanya diawali dari brainstorming (pengumpulan ide), visualisasi bentuk (form desain), pembuatan desain (design layout/visualisation), pengujian kritik (critiquing). Barulah desain itu menjadi karya desain yang bisa diterima dan dipublish [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=140&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Membuat karya desain adalah proses yang memang harus dilalui dari awal sampai akhir. Dan tidak ada proses yang tiba-tiba jadi tanpa ada kritik dan ujian. Proses desain biasanya diawali dari brainstorming (pengumpulan ide), visualisasi bentuk (form desain), pembuatan desain (design layout/visualisation), pengujian kritik (critiquing). Barulah desain <span id="more-140"></span>itu menjadi karya desain yang bisa diterima dan dipublish ke publik.</p>
<p>Berikut ini sampel dari proses desain untuk sebuah logo :<br />
<a rel="attachment wp-att-141" href="http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/11/23/desain-adalah-suatu-proses/sket-desain/"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-141" title="SKET-DESAIN" src="http://agusriyadi2009.files.wordpress.com/2009/11/sket-desain.jpg?w=150&#038;h=86" alt="" width="150" height="86" /></a><br />
Berikut hasil visualisasi digital. Dengan bentuk obyek yang lebih jelas dan typo yang lebih tegas.<br />
<a rel="attachment wp-att-144" href="http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/11/23/desain-adalah-suatu-proses/sket-desain1/"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-144" title="SKET-DESAIN1" src="http://agusriyadi2009.files.wordpress.com/2009/11/sket-desain1.jpg?w=150&#038;h=85" alt="" width="150" height="85" /></a></p>
<p>Dan akhirnya logo yang terpilih:</p>
<p><a rel="attachment wp-att-145" href="http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/11/23/desain-adalah-suatu-proses/sket-desain2/"><img class="alignnone size-full wp-image-145" title="SKET-DESAIN2" src="http://agusriyadi2009.files.wordpress.com/2009/11/sket-desain2.jpg" alt="" width="148" height="139" /></a></p>
<p>Tak ada yang tidak melalui proses, walau logo besar sekalipun.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyadi2009.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyadi2009.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyadi2009.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyadi2009.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusriyadi2009.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusriyadi2009.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusriyadi2009.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusriyadi2009.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyadi2009.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyadi2009.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyadi2009.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyadi2009.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyadi2009.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyadi2009.wordpress.com/140/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=140&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/11/23/desain-adalah-suatu-proses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3271d4e3998f7113d196dc7901988a35?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Banjarbaru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agusriyadi2009.files.wordpress.com/2009/11/sket-desain.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">SKET-DESAIN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agusriyadi2009.files.wordpress.com/2009/11/sket-desain1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">SKET-DESAIN1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agusriyadi2009.files.wordpress.com/2009/11/sket-desain2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">SKET-DESAIN2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Unsur-unsur Desain</title>
		<link>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/11/18/unsur-unsur-desain/</link>
		<comments>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/11/18/unsur-unsur-desain/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 00:27:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agusriyadi2009</dc:creator>
				<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyadi2009.wordpress.com/?p=117</guid>
		<description><![CDATA[1. Garis (Line) Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara satu titik poin dengan titik poin yang lain sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung (curve) atau lurus (straight). Garis adalah unsur dasar untuk membangun bentuk atau konstruksi desain. 2. Bentuk (Shape) Bentuk adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar. Bentuk dasar yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=117&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Garis (Line)<br />
Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara satu titik poin dengan titik poin yang lain sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung (curve) atau lurus (straight). Garis adalah unsur dasar untuk membangun bentuk atau konstruksi desain.</p>
<p>2. Bentuk (Shape)<br />
Bentuk adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar.<span id="more-117"></span> Bentuk dasar yang dikenal orang adalah kotak (rectangle), lingkaran (circle), dan segitiga (triangle). Sementara pada kategori sifatnya, bentuk dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu:<br />
2.1) Huruf (Character) yang direpresentasikan dalam bentuk visual yang dapat digunakan untuk membentuk tulisan sebagai wakil dari bahasa verbal dengan bentuk visual langsung, seperti A, B, C, dsb.<br />
2.2) Simbol (Symbol) yang direpresentasikan dalam bentuk visual yang mewakili bentuk benda secara sederhana dan dapat dipahami secara umum sebagai simbol atau lambang untuk menggambarkan suatu bentuk benda nyata, misalnya gambar orang, bintang, matahari dalam bentuk sederhana (simbol), bukan dalam bentuk nyata (dengan detail).<br />
2.3) Bentuk Nyata (Form) bentuk ini betul-betul mencerminkan kondisi fisik dari suatu obyek. Seperti gambar manusia secara detil, hewan atau benda lainnya.</p>
<p>3. Tekstur (Texture)<br />
Tekstur adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba. Yang pada prakteknya, tekstur sering dikategorikan sebagai corak dari suatu permukaan benda, misalnya permukaan karpet, baju, kulit kayu, dan lain sebagainya.</p>
<p>4. Ruang (Space)<br />
Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya yang pada praktek desain dapat dijadikan unsur untuk memberi efek estetika desain. Sebagai contoh, tanpa ruang Anda tidak akan tahu mana kata dan mana kalimat atau paragraf. Tanpa ruang Anda tidak tahu mana yang harus dilihat terlebih dahulu, kapan harus membaca dan kapan harus berhenti sebentar. Dalam bentuk fisiknya pengidentifikasian ruang digolongkan menjadi dua unsur, yaitu obyek (figure) dan latar belakang (background).</p>
<p>5. Ukuran (Size)<br />
Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar kecilnya suatu obyek. Dengan menggunakan unsur ini Anda dapat menciptakan kontras dan penekanan (emphasis) pada obyek desain anda sehingga orang akan tahu mana yang akan dilihat atau dibaca terlebih dahulu.</p>
<p>6. Warna (Color)<br />
Warna merupakan unsur penting dalam obyek desain. Karena dengan warna orang bisa menampilkan identitas, menyampaikan pesan atau membedakan sifat dari bentuk-bentuk bentuk visual secara jelas. Dalam prakteknya warna dibedakan menjadi dua: yaitu warna yang ditimbulkan karena sinar (Additive color) yang biasanya digunakan pada warna lampu, monitor, TV dan sebagainya, dan warna yang dibuat dengan unsur-unsur tinta atau cat (Substractive color) yang biasanya digunakan dalam proses pencetakan gambar ke permukaan benda padat seperti kertas, logam, kain atau plastik.</p>
<p>Dengan menggunakan unsur-unsur desain tersebut, Anda akan membuat bentuk desain yang Anda inginkan. Tentunya supaya desain Anda dapat dilihat bagus (sesuai maksud dan tujuan Anda membuatnya), maka Anda harus mengenal unsur-unsur di atas secara baik.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyadi2009.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyadi2009.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyadi2009.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyadi2009.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusriyadi2009.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusriyadi2009.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusriyadi2009.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusriyadi2009.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyadi2009.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyadi2009.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyadi2009.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyadi2009.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyadi2009.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyadi2009.wordpress.com/117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=117&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/11/18/unsur-unsur-desain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3271d4e3998f7113d196dc7901988a35?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Banjarbaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mbah Surip Manusia Sejati Indonesia</title>
		<link>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/08/06/mbah-surip-manusia-sejati-indonesia/</link>
		<comments>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/08/06/mbah-surip-manusia-sejati-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 14:40:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agusriyadi2009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyadi2009.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Mbah Surip memang fenomenal. Di panggung kepopulerannya, Mbah Surip datang dan melejit naik daun dengan sangat cepat. Demikian pula pergi meninggalkan kepopulerannya dengan sangat cepat pula. Seperti mendadak terbangun dari mimpi mendengar berita Mbah Surip meninggal dunia. Meskipun secara personal saya tidak kenal dengannya, kematiannya yang tiba-tiba itu mengaggetkan saya. Sepanjang yang saya tahu, Mbah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=111&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-110" title="mbah-surip" src="http://agusriyadi2009.files.wordpress.com/2009/08/mbah-surip.jpg" alt="mbah-surip" width="106" height="149" /></p>
<p>Mbah Surip memang fenomenal. Di panggung kepopulerannya, Mbah Surip datang dan melejit naik daun dengan sangat cepat. Demikian pula pergi meninggalkan kepopulerannya dengan sangat cepat pula. Seperti mendadak terbangun dari mimpi mendengar berita Mbah Surip meninggal dunia. Meskipun secara personal saya tidak kenal dengannya, kematiannya yang tiba-tiba itu mengaggetkan saya.  Sepanjang yang saya tahu, Mbah Surip sudah terkenal di kalangan seniman dan budayawan jauh sebelum lagu Tak Gendong itu populer dan menjadi nada sambung pribadi favorit. Mbah Surip merupakan pengisi acara bulanan yang digagas dan dimotori oleh Emha Ainun Najib [Cak Nun] itu. Mbah Surip bisa jadi merupakan salah satu icon Kenduri Cinta, selain tentunya Cak Nun sendiri. Sejak itu,<span id="more-111"></span> gaya dan ketawanya yang khas dan lagunya yang keluar pakem pop, menjadi suguhan rutin Kenduri Cinta disamping Kiai Kanjeng dan kelompok budaya lain sebagai pengisi acara.  Kala itu Tak Gendong belum sepopuler sekarang. Lagu Bangun Tidur pun banyak yang tidak tahu. Tetapi saat ini, siapa yang tak kenal lagu ini. Bahkan barangkali, nada sambung pribadi sampeyan adalah ketawanya Mbah Surip atau tagline-nya yang terkenal, i love you full! Di mata manusia biasa seperti saya, dahulu Mbah Surip tidak berharta, tetapi dalam tempo tak lebih dari tiga bulan dia seorang yang kaya raya. Dahulu dia bukan siapa-siapa dan tak banyak orang peduli padanya, tapi saat ini Presiden Republik Indonesia pun ikut mengucapkan berbela sungkawa. Barangkali dengan penampilannya yang terkesan urakan, tak banyak orang mengaku dia sebagai kawan saudara, namun saat populernya banyak mengaku dekat dan kerabatnya. Bahkan kalangan selebritas pun berebut meminta tanda tangannya.  Dalam suasana menata hati yang tak kunjung selesai ini, saya mencoba membaca kehidupan dan berguru kepada Mbah Surip, yang oleh Emha Ainun Najib disebut sebagai manusia sejati Indonesia.  Cak Nun sering menggambarkan sosok Mbah Surip adalah gambaran “manusia indonesia sejati” tak tak pernah susah, tak pernah gelisah, tidak pernah sedih dan selalu tertawa. Meskipun sering diledek orang tetap saja tertawa dan tak pernah dendam atau membalas ledekan tersebut. Bahkan kadang Mbah Surip bingung untuk pulang karena kehabisan ongkos.  Itulah hikmah pertama dan kedua yang saya dapatkan dari Mbah Surip.  Ketiga, mencintai sepenuh hati karya sendiri. Sepanjang saya melihat Mbah Surip beraksi di panggung, dia mempunyai gaya sendiri. Tak perlu gaya Cak Nun, Rendra, Srimulat atau gaya sinetron. Gayanya orisinil namun tetap menghibur. Mbah Surip selalu menyanyikan lagu karya sendiri. Lagi-lagi dengan penampilan dan model sendiri. Tak ikut-ikutan gaya Peterpan, Kiai Kanjeng, Opiek atau Michael Jakcson. Meskipun tak booming, Mbah Surip tetap menyanyikan lagu Tak Gendong dan Bangun Tidur di setiap penampilan yang saya saksikan. Dan di kemudian hari, cinta sepenuh hati itu membuahkan hasil yang luar biasa.  Keempat, orang hebat karena sederhana. Di mata saya, Mbah Surip tidak saja terkenal, tetapi juga orang hebat. Dan kehebatannya itu justru terletak pada kesederhanaanya. Orangnya bersikap dan penampilan sederhana. Lagunya dengan nada dan syair sederhana. Bicaranya sederhana dan apa adanya. Gaya pun sederhana bukan polesan sutradara. Dan sampai ajal menjemput, Mbah Surip tetap sederhana, meskipun konon meninggalkan warisan harta yang luar biasa.  Kelima, sukses itu mudah. Jika populer termasuk indikator sukses, maka hanya dengan satu lagu Tak Gendong yang sangat sederhana itu, Mbah Surip menjadi sangat populer di seluruh rakyat Indonesia. Dari Mojokerto tempat dia lahir sampai Makassar pun tahu siapa Mbah Surip. Dari anak balita sampai manusia bau tanah pun dapat menyanyikan syair, tak gendong kemana-mana… Rakyat jelata, artis hingga pejabat pun ikut kehilangan tawa Mbah Surip. Bahkan Mbah Surip “sukses” menggerakan hati seorang Presiden Susilo Bambang Yudoyono berkonferensi pers untuk menyampaikan kata berbela sungkawa. Terlepas dari apa sakwa sangka, saya ikut bangga perhatian yang diberikan Kepala Negara kepada warga negaranya. Tak banyak manusia Indonesia yang mendapatkan ucapan bela sungkawa dari Kepala Negara di saat meninggal dunia meskipun dia orang hebat dan terkenal Indonesia. Meskipun bagi Mbah Surip itu bukan merupakan kebanggaan, tetapi dia mendapatkan kehormatan itu.  Keenam, merasa cukup di puncak kejayaan. Ketenaran, kepopuleran dan pendapatan yang berlimpah dari lagunya, tak membuat Mbah Surip berubah dalam bersikap dan berperilaku. Dia tetap Mbah Surip yang dahulu. Tetap bergaya dengan rambut gimbalnya. Naik motor kemana-mana dan tetap tertawa, ha.. ha..ha..ha! Kematiannya yang mendadak itu seakan memberi pelajaran kepada saya, jika ingin berhenti, sudahilah disaat masa jaya. Jika ingin bertobat, insyaflah di waktu raga masih perkasa. Bukan ketika miskin, ringkihnya raga dan tidak berdaya, baru muncul keinginan untuk lengser dari kekuasaan dan mengundurkan diri dari gemerlap dunia. Mbah Surip akan dikenang sepanjang masa, justru karena dia “berhenti” di puncak emas karyanya. Mungkin sampeyan ingat Gombloh, yang juga meninggal dunia di saat “kebyar-kebyar” kepopulerannya.  Ketujuh, maut tak dapat ditolak meskipun sedang tertawa terbahak-bahak. Maut tetap datang menjemput, dan tak seorangpun dapat luput. Jangankan orang awam, orang terkenal pun meninggal dunia. Tak hanya orang yang sedih menderita penuh kesusahan, orang tertawa penuh bahagia pun meninggalkan dunia fana. Jangankan orang fakir miskin, orang kaya dengan harta berlimpah pun juga mati. Ketika masa itu tiba, harta dan kepopuleran tak mampu menunda barang sejenak. Saat maut itu pun tiba, badan yang sehat pun tak berdaya.  Mbah Surip, mungkin dirimu sudah cuaapek menggendong dunia menawarkan keceriaan kemana-mana. Sekarang dirimu memang telah tiada. Ruhmu telah meninggalkan raga. Dan jasadmu kembali ke tempat dimana asal berada. Tetapi tawamu dan lagumu akan dikenang sepanjang masa. Gaya dan sederhanamu akan menginspirasi banyak pemuda Indonesia. Cintamu kepada sesama dan Indonesia, akan menumbuhkan benih-benih asmara persaudaraan di bumi persada. Dan bagi saya, Mbah Surip adalah manusia sejati dengan sejuta hikmah bagi yang mampu membacanya.  Saya membayangkan, saat ini Mbah Surip sedang menggendong bidadari mengelilingi surga sambil tertawa, ha..ha..ha! Sesudah itu Mbah Surip ketiduran kecapekan. Setelah bangun dia tidur lagi. Mbah Surip, I love you, full.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyadi2009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyadi2009.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyadi2009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyadi2009.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusriyadi2009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusriyadi2009.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusriyadi2009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusriyadi2009.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyadi2009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyadi2009.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyadi2009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyadi2009.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyadi2009.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyadi2009.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=111&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/08/06/mbah-surip-manusia-sejati-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3271d4e3998f7113d196dc7901988a35?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Banjarbaru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agusriyadi2009.files.wordpress.com/2009/08/mbah-surip.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mbah-surip</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TUKANG BECAK</title>
		<link>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/tukang-becak/</link>
		<comments>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/tukang-becak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 02:16:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agusriyadi2009</dc:creator>
				<category><![CDATA[iseng iseng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyadi2009.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah kisah tukang becak dimana kehidupannya jauh dari berkecukupan ya……bisa dibilang miskin gitu dech !gimana gak miskin duwitnya dipake judi tyuz seeh_(siapa tau beruntung kalo belum coba lagi) mungkin Cuma kata2 itu yang ada diOtaknya……!!! Dimulai disuatu hari dia mengalami nasib kurang baik , udah 3hari dia sama sekali belum mendapatkan pasien,dia trus menanti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=101&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah kisah tukang becak dimana kehidupannya jauh dari berkecukupan ya……bisa dibilang miskin gitu dech !gimana gak miskin duwitnya dipake judi tyuz seeh_(siapa tau beruntung kalo belum coba lagi) mungkin Cuma kata2 itu yang ada diOtaknya……!!!<br />
Dimulai disuatu hari dia mengalami nasib kurang baik , udah 3hari dia sama sekali belum mendapatkan pasien,dia trus menanti and menanti ternyata <span id="more-101"></span>hari itu memang sepi banget mungkin manusia males keluar kali ya…emang kebetulan hari itu Gerimis(hujan kecil2an).<br />
Dia trus menunggu sampai akhirnya dia menyerah dan pulang…..! sesampainya dirumah ia mendapati anak dan istrinya sedang tidur_</p>
<p>Tukang becak ; &#8230;.bangun bangun lho kok tidur trus sih !!<br />
Istri ; &#8230;..bukan tidur Pak tapi pingsan ,habis sudah 3hari blum makan.<br />
Tukang becak ; &#8230;..kalau anakku kenapa pingsan???<br />
Anak ; &#8230;&#8230;.saya udah 3hari belum minum susu pak..!!</p>
<p>Lalu sang tukang becak sadar dan akhirnya berdo’a “ya tuhan ampunilah segala dosa yang telah ku perbuat aku sadar bahwa aku telah banyak dosa padamu tapi aku janji nanti akan ku cicik kalau aku sudah dapat duwit”.<br />
Singkat cerita…!keesokan harinya dia berangkat pagi2 sekali dengan harapan besar ingin mendapatkan banyak pasien. Setelah memajang becaknya dia duduk dan menunggu ada seseorang yang menghampirinya tapi apa daya mungkin tuhan masih marah kali sama dia “gara2 cicilan dosanya nunggak terus seeh” sampai nggak ada satupun makhluk hidup yang menghampirinya .<br />
Sampai malam dia menunggu dan terus menanti sampai akhirnya ketika waktu itu pas jam 23.30 dia melihat ada seorang gadis cantik dipinggir jalan yang memang kelihatannya sedang mencari becak,lalu dia menghampirinya …….</p>
<p>Tukang becak : &#8230;..becak mbak????<br />
Gadis : o….ia pak!!!</p>
<p>Setelah lamaaaa berdebat akhirnya sang gadis naik BECAK kutukan itu…..!</p>
<p>Tukang becak : memangnya mau kemana mbak,malem2 kok sendirian aja emangnya<br />
Nggak takut a?<br />
Gadis : &#8230;.enggak pak udah biasa…..<br />
Tukang becak : &#8230;terus sekarang mau kemana mbak?<br />
Gadis : &#8230;udah dech ngikut aja…<br />
Tukang becak : &#8230;.OC dech, up to u……</p>
<p>Nggak lama……<br />
Tukang becak : &#8230;lho mbak ini kan jalan ke kuburan???<br />
Gadis : &#8230;emaaang….udah dech ngikut aja entar juga saya bayar kok!<br />
Tukang becak :O…..ya udah klo gitu, btw rumah mbak dimana seeh……??//<br />
Gadis : &#8230;..pakek nanyak2 lagi emangnya kenapa?mau ngapelin tah? Nggak level Kaleeee…..<br />
Tukang becak : berkata dalam hati “sialan nie orang”<br />
Tapi sang gadis diam saja</p>
<p>Setelah sampai didepan kuburan……</p>
<p>Gadis : stop pak! Saya turun disini aja…..<br />
Tukang becak : Lhooo mbak ini kan kuburan!<br />
Sang tukang becak berpikir “O….mungkin rumahnya didekat sini kan didekat sini ada perumahan” . tapi perasa’an tukang becak tidak enak. Lalu ketika sang gadis turun dia melihat kaki sang gadis “lho kok kakinya nggak nempel ketanah ya….” .</p>
<p>Tukang becak : wahhh…..setaaan!!!</p>
<p>Ternyata sang gadis cantik tadi adalah sebuah kuntilanak …..!~~<br />
Tapi sang kuntilanak marah karena merasa telah dilecehkan nama baiknya…..! dan dia berkata…..</p>
<p>Kuntilanak : masih mending gw biarpun kuntilanak tapi gw cantik.DARIPADA ELU TUKANG BECAK UDAH TUA JELEK LAGI….NYADAR Luuu ! SIALAN LO!!!!!!!!!!!</p>
<p>DASAR TUKANG BECAK TERKUTUK…………………….</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyadi2009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyadi2009.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyadi2009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyadi2009.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusriyadi2009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusriyadi2009.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusriyadi2009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusriyadi2009.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyadi2009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyadi2009.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyadi2009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyadi2009.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyadi2009.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyadi2009.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=101&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/tukang-becak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3271d4e3998f7113d196dc7901988a35?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Banjarbaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Sukses Saat Kencan Pertama&#8230;</title>
		<link>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/tips-sukses-saat-kencan-pertama/</link>
		<comments>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/tips-sukses-saat-kencan-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 00:59:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agusriyadi2009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyadi2009.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Ibarat mendapat durian jatuh saat &#8220;si dia,&#8221; sang pujaan hati, mengajakmu pergi bersama. Segala hal pasti kamu persiapkan dengan sungguh-sungguh. Mulai dari pakaian, sepatu, make-up, asesoris bahkan parfum pun dipilih yang paling istimewa untuk memberi kesan yang indah padanya. Tetapi sebenarnya, bukan cuma penampilan aja yang harus kamu persiapkan, lho&#8230;.ada beberapa hal yang wajib kamu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=96&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ibarat mendapat durian jatuh saat &#8220;si dia,&#8221; sang pujaan hati, mengajakmu pergi bersama. Segala hal pasti kamu persiapkan dengan sungguh-sungguh. Mulai dari pakaian, sepatu, make-up, asesoris bahkan parfum pun dipilih yang paling istimewa untuk memberi kesan yang indah padanya. Tetapi sebenarnya, bukan cuma penampilan aja yang harus kamu persiapkan, lho&#8230;.ada beberapa hal yang wajib kamu perhatikan juga. Penasaran pengen tau apa aja…?</p>
<p>Berikut ini ada beberapa tips ringan tentang apa yang sebaiknya kamu lakukan saat kencan pertama agar<span id="more-96"></span>acara berduaan dengan si dia berjalan mulus.</p>
<p>1. Be Your Self</p>
<p>Tampillah sebagai diri sendiri dan lakukan dengan penuh wibawa. Senyum yangtermanis dan bersikap ramah adalah sebuah kado istimewa yang bisa<br />
meruntuhkan hatinya.</p>
<p>2. Jaga Sikap</p>
<p>Usahakan untuk bertanya tentang dirinya dan menghindari berbicara tentang<br />
mantan kekasihmu. Satu hal yang harus diingat … jangan terlalu banyak<br />
bertanya.</p>
<p>3. Tunjukkan Ketertarikanmu Padanya</p>
<p>Tunjukkan dengan bahasa tubuhmu bahwa kamu menginginkannya. Sedikit<br />
menggoda itu perlu dan jangan biarkan ia yang senantiasa memujimu.</p>
<p>4. Tetap Berpegang Teguh Pada Etika<br />
Kalau kamu merasa sangat gembira pada kencan pertama ini, tentu saja wajar<br />
adanya. Akan tetapi tetaplah memegang teguh etika. Misalnya, gunakan pakaian yang pantas dan batasi jumlah makanan yang kamu makan.</p>
<p>5. Ciptakan Suasana yang Menyenangkan<br />
Seorang yang selalu tampak gembira biasanya membuat lawan jenis lebih<br />
tertarik untuk selalu ingin di dekatnya.</p>
<p>6. Jangan Terlalu Agresif</p>
<p>Jangan terlalu agresif, salah-salah ia akan lari seribu langkah karena takut dengan keberanian kamu.</p>
<p>Bila ternyata beberapa hari setelah pertemuan itu dia gak memberikan kabar, sebaiknya lupakan saja. Susun rencana lain wat mencari kecengan baru&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyadi2009.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyadi2009.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyadi2009.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyadi2009.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusriyadi2009.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusriyadi2009.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusriyadi2009.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusriyadi2009.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyadi2009.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyadi2009.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyadi2009.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyadi2009.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyadi2009.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyadi2009.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=96&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/tips-sukses-saat-kencan-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3271d4e3998f7113d196dc7901988a35?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Banjarbaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Anak</title>
		<link>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/mengembangkan-kecerdasan-spiritual-anak/</link>
		<comments>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/mengembangkan-kecerdasan-spiritual-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 00:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agusriyadi2009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyadi2009.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Prof. Dr. KH Jalaluddin Rakhmat Waktu itu, dini hari, di sebuah rumah sederhana. Rahman dan isterinya terbangun karena mendengar derak pintu terbuka. Dipasangnya telinganya tajam-tajam. Mereka yakin suara itu berasal dari kamar anaknya, yang berusia tujuh tahun. Langkah-langkah kecil, terdengar seperti berjingkat-jingkat, bergerak menuju satu-satunya kamar mandi di rumah itu. Mereka mendengar suara air mengalir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=92&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Prof. Dr. KH Jalaluddin Rakhmat</p>
<p>Waktu itu, dini hari, di sebuah rumah sederhana. Rahman dan isterinya terbangun karena mendengar derak pintu terbuka. Dipasangnya telinganya tajam-tajam. Mereka yakin suara itu berasal dari kamar anaknya, yang berusia tujuh tahun. Langkah-langkah kecil, terdengar seperti berjingkat-jingkat, bergerak menuju satu-satunya kamar mandi di rumah itu. Mereka mendengar suara air mengalir yang disusul dengan suara gerakan membasuh. Langkah-langkah kecil itu kembali ke kamarnya. Walaupun sayup,karena dinihari yang hening, mereka mendengar suara bacaan Al-Quran. Anak itu rupanya sedang melakukan salat malam. Tiba-tiba keduanya merasakan air mata hangat membasahi pipinya.</p>
<p>Kisah ini disampaikan kepada<span id="more-92"></span> saya oleh Pak Rahman, ketika saya masih menjadi guru mengaji anak-anak di kampung tempat tinggal saya. Karena kejadian itu, kedua orang tua itu mulai melakukan salat dan meninggalkan perjudian populer-lotto. Ini terjadi kira-kira tiga puluh tahun yang lalu. Saya mendengar kejadian lain yang hampir mirip dengan itu dua atau tiga tahun tahun yang lalu.</p>
<p>Kali ini, saya menjadi direktur SMU (Plus) Muthahhari. Seorang ibu, orangtua murid yang baru lulus, datang dari Banten. Ia meminta bantuan saya untuk mengirim Rahmat ke Jerman. Ia sudah meyakinkan anaknya bahwa ia tidak akan mampu untuk membiayainya. Tetapi anaknya berulang-kali meyakinkan orangtuanya, bahwa Tuhan pasti akan memberikan jalan. Ditengah-tengah pembicaraan, ibu itu bercerita tentang perubahan perilaku anaknya setelah masuk sekolah kami. Waktu pulang kampung, ia banyak menaruh perhatian pada tetangga-tetangganya yang miskin. Menjelang Lebaran, seperti biasanya, ibu itu memberi anaknya uang untuk membeli pakaian baru. Rahmat menerima uang itu seraya minta izin untuk memberikannya pada tukang becak tetangganya. &#8220;Uang ini jauh lebih berharga bagi dia ketimbang saya, Bu,&#8221; kata Rahmat. Ibunya bercerita sambil meneteskan air mata. Kedua kisah nyata di atas menyajikan contoh anak yang cerdas secara spiritual. Keduanya terjadi jauh sebelum konsep kecerdasan spiritual ramai diperbincangkan. Karena saya tidak ingin bertele-tele mendiskusikan apa yang disebut SQ, dan hanya untuk menyamakan pengertian SQ, saya akan mengutip lima karakteristik orang yang cerdas secara spiritual menurut Roberts A.</p>
<p>Emmons, The Psychology of Ultimate Concerns:</p>
<p>(1)   kemampuan untuk mentransendensikan yang fisik dan material;</p>
<p>(2)   kemampuan untuk mengalami tingkat kesadaran yang memuncak;</p>
<p>(3)   kemampuan untuk mensakralkan pengalaman sehari-hari;</p>
<p>(4)   kemampuan untuk menggunakan sumber-sumber spiritual buat menyelesaikan masalah; dan kemampuan untuk berbuat baik.</p>
<p>Dua karakteristik yang pertama sering disebut sebagai komponen inti kecerdasan spiritual. Anak yang merasakan kehadiran Tuhan atau makhluk ruhaniyah di sekitarnya mengalami transendensi fisikal dan material. Ia memasuki dunia spiritual. Ia mencapai kesadaran kosmis yang menggabungkan dia dengan seluruh alam semesta. Ia merasa bahwa alamnya tidak terbatas pada apa yang disaksikan dengan alat-alat indrianya. Anak Pak Rahman pada kisah pertama memiliki kedua ciri ini, terutama ketika ia menyampaikan doa-doa personalnya dalam salat malamnya.</p>
<p>Sanktifikasi pengalaman sehari-hari, ciri yang ketiga, terjadi ketika kita meletakkan pekerjaan biasa dalam tujuan yang agung. Konon, pada abad pertengahan seorang musafir bertemu dengan dua orang pekerja yang sedang mengangkut batu-bata. Salah seorang di antara mereka bekerja dengan muka cemberut, masam, dan tampak kelelahan. Kawannya justru bekerja dengan ceria, gembira, penuh semangat. Ia tampak tidak kecapaian. Kepada keduanya ditanyakan pertanyaan yang sama, &#8220;Apa yang sedang Anda kerjakan? &#8220;Yang cemberut menjawab, &#8220;Saya sedang menumpuk batu.&#8221; Yang ceria berkata, &#8220;Saya sedang membangun katedral!&#8221; Yang kedua telah mengangkat pekerjaan &#8220;menumpuk bata&#8221; pada dataran makna yang lebih luhur. Ia telah melakukan sanktifikasi.</p>
<p>Orang yang cerdas secara spiritual tidak memecahkan persoalan hidup hanya secara rasional atau emosional saja. Ia menghubungkannya dengan makna kehidupan secara spiritual. Ia merujuk pada warisan spiritual -seperti teks-teks Kitab Suci atau wejangan orang-orang suci- untuk memberikan penafsiran pada situasi yang dihadapinya, untuk melakukan definisi situasi.</p>
<p>Ketika Rahmat diberitahu bahwa orang tuanya tidak akan sanggup menyekolahkannya ke Jerman, ia tidak putus asa. Ia yakin bahwa kalau orang itu bersungguh-sungguh dan minta pertolongan kepada Tuhan, ia akan diberi jalan. Bukankah Tuhan berfirman, &#8220;Orang-orang yang bersungguh-sungguh dijalan Kami, Kami akan berikan kepadanya jalan-jalan Kami&#8221;? Bukankah Heinrich Heine memberikan inspirasi dengan kalimatnya &#8220;Den Menschen machtseiner Wille gro=DF und klein&#8221;? Rahmat memiliki karakteristik yang ke empat. Tetapi Rahmat juga menampakkan karakteristik yang ke lima: memiliki rasa kasih yang tinggi pada sesama makhluk Tuhan. &#8220;The fifth and final component of spiritual intelligence refers to the capacity to engage invirtuous behavior: to show forgiveness, to express gratitude, to be humble, to display compassion and wisdom,&#8221; tulis Emmons. Memberi maaf, bersyukur atau mengungkapkan terimakasih, bersikap rendah hati, menunjukkan kasih sayang dan kearifan, hanyalah sebagian dari kebajikan. Karakteristikterakhir ini mungkin disimpulkan dalam sabda nabi Muhammad saw, &#8220;Amal paling utama ialah engkau masukkan rasa bahagia pada sesama manusia.&#8221;</p>
<p>Kiat-kiat mengembangkan SQ anak Dengan pengertian di atas, berikut ini saya sampaikan secara singkat kiat-kiat untuk mengembangkan SQ anak-anak kita.</p>
<p>(1)   Jadilah kita &#8220;gembala spiritual&#8221; yang baik,</p>
<p>(2)   bantulah anak untuk merumuskan &#8220;missi&#8221; hidupnya,</p>
<p>(3)   baca kitab suci bersama-sama dan jelaskan maknanya dalam kehidupan kita,</p>
<p>(4)   ceritakan kisah-kisah agung dari tokoh-tokoh spiritual,</p>
<p>(5)   diskusikan berbagai persoalan dengan perspektif ruhaniah,</p>
<p>(6)   libatkan anak dalam kegiatan-kegiatan ritual keagamaan,</p>
<p>(7)   bacakan puisi-puisi, atau lagu-lagu yang spiritual dan inspirasional,</p>
<p>(8)   bawa anak untuk menikmati keindahan alam,</p>
<p>(9)   bawa anak ke tempat-tempat orang yang menderita, dan</p>
<p>(10)  ikut-sertakan anak dalam kegiatan-kegiatan sosial.</p>
<p>1.      Jadilah gembala spiritual. Orang tua atau guru yang bermaksud mengembangkan SQ anak haruslah seseorang yang sudah mengalami kesadaran spiritual juga. Ia sudah &#8220;mengakses&#8221; sumber-sumber spiritual untuk mengembangkan dirinya. Seperti disebutkan di atas -yakni karakteristik orang yang cerdas secara spiritual, ia harus dapat merasakan kehadiran dan peranan Tuhan dalam hidupnya. &#8220;Spiritual intelligence is the faculty of our non-material dimension- the human soul,&#8221; kata Khalil Khavari. Ia harus sudah menemukan makna hidupnya dan mengalami hidup yang bermakna. Ia tampak pada orang-orang di sekitarnya sebagai &#8220;orang yang berjalan dengan membawa cahaya.&#8221; (Al-Quran 6:122). Ia tahu ke mana ia harus mengarahkan bahteranya. Ia pun menunjukkan tetap bahagia di tengah taufan dan badai yang melandanya. &#8220;Spiritual intelligence empowers us to be happy in spite of circumstances and not because of them,&#8221; masih kata Khavari. Bayangkalah masa kecil kita dahulu. Betapa banyaknya perilaku kita terilhami oleh orang-orang yang sekarang kita kenal sebagai orang yang berSQ tinggi. Dan orang-orang itu boleh jadi orang-tua kita, atau guru kita, atau orang-orang kecil di sekitar kita.</p>
<p>2.      Rumuskan missi hidup. Nyatakan kepada anak bahwa ada berbagai tingkat tujuan, mulai dari tujuan paling dekat sampai tujuan paling jauh, tujuan akhir kita. Kepada saya datang seorang anak muda dari Indonesia bagian timur. Ia meminta bantuan saya untuk melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi swasta, setelah gagal di UMPTN. Ia tidak punya apa pun kecuali kemauan. Sayang, ia belum bisa merumuskan keinginannya dalam kerangka missi yang luhur. Berikut ini adalah cuplikan percakapan kami:</p>
<p>* Saya ingin belajar, Pak</p>
<p>* Untuk apa kamu belajar?</p>
<p>* Saya ingin mendapat pekerjaan.</p>
<p>* Jika belajar itu hanya untuk dapat pekerjaan, saya beri kamu pekerjaan.</p>
<p>* Tinggallah di rumahku. Cuci mobilku, dan saya bayar.</p>
<p>* Saya ingin belajar, Pak</p>
<p>* Untuk apa kamu belajar?</p>
<p>* Saya ingin mendapat pengetahuan</p>
<p>* Jika tujuan kamu hanya untuk memperoleh pengetahuan, tinggallah bersamaku. Saya wajibkan kamu setiap hari untuk membaca buku. Kita lebih banyak memperoleh pengetahuan dari buku ketimbang sekolah.</p>
<p>* Tetapi saya ingin masuk sekolah.</p>
<p>* Untuk apa kamu masuk sekolah?</p>
<p>* Saya bingung, Pak.</p>
<p>Saya sebenarnya ingin mengarahkan dia untuk memahami tujuan luhur dia. Dengan menggunakan teknik &#8220;what then, se=F1or&#8221; dalam anekdot Danah Zohar,kita dapat membantu anak untuk menemukan missinya. Jika kamu sudah sekolah, kamu mau apa? Aku mau jadi orang pintar. Jika sudah pintar, mau apa, what then? Dengan kepintaranku, aku akan memperoleh pekerjaan yang bagus. Jika sudah dapat pekerjaan, mau apa? Aku akan punya duit banyak.Jika sudah punya duit banyak, mau apa? Aku ingin bantu orang miskin, yang di negeri kita sudah tidak terhitung jumlahnya. Sampai di sini, kita sudah membantu anak untuk menemukan tujuan hidupnya.</p>
<p>3.      Baca Kitab Suci. Setiap agama pasti punya kitab suci. Begitu keterangan guru-guru kita. Tetapi tidak setiap orang menyediakan waktu khusus untuk memperbincangkan kitab suci dengan anak-anaknya. Di antara pemikir besar Islam, yang memasukkan kembali dimensi ruhaniah ke dalam khazanah pemikiran Islam, adalah Dari Muhammad Iqbal. Walaupun ia dibesarkan dalam tradisi intelektual barat, ia melakukan pengembaraan ruhaniah bersama Jalaluddin Rumi dan tokoh-tokoh sufi lainnya. Boleh jadi, yang membawa Iqbal ke situ adalah pengalaman masa kecilnya. Setiap selesai salat Subuh, ia membaca Al-Quran. Pada suatu hari, bapaknya berkata, &#8220;Bacalah Al-Quran seakan-akan ia diturunkan untukmu!&#8221; Setelah itu, kata Iqbal, &#8220;aku merasakan Al-Quran seakan-akan berbicara kepadaku.&#8221;</p>
<p>4.      Ceritakan kisah-kisah agung. Anak-anak, bahkan orang dewasa, sangat terpengaruh dengan cerita. &#8220;Manusia,&#8221; kata Gerbner, &#8220;adalah satu-satunya makhluk yang suka bercerita dan hidup berdasarkan cerita yang dipercayainya.&#8221; Para Nabi mengajar umatnya dengan parabel atau kisah perumpamaan. Para sufi seperti Al-&#8217;Attar, Rumi, Sa&#8217;di mengajarkan kearifan perenial dengan cerita. Sekarang Jack Canfield memberikan inspirasi pada jutaan orang melalui Chicken Soup-nya. Kita tidak akan kekurangan cerita luhur, bila kita bersedia menerima cerita itu dari semua sumber. Saya senang berdiskusi dengan anak-anak saya bukan hanya kisah-kisah Islam saja, juga cerita-cerita dalam Alkitab, kisah-kisah dari Cina dan India, mitologi Yunani, dongeng-dongeng dari berbagai tempat di tanah air, sejak kisah-kisah pewayangan di Jawa sampai dongeng-dongeng dari Maluku. Begitu pula, saya membaca cerita-cerita Andersen, fabel-fabelnya Jean de la Fontaine, sampai Crayon Sin Chan. Saya selalu menemukan pelajaran berharga di dalamnya. Saya bagikan pelajaran itu pada anak-anak saya, yang dilahirkan baik oleh isteri saya, maupun oleh isteri-isteri orang lain (misalnya, yang saya ajar di sekolah saya).</p>
<p>5.      Diskusikan berbagai persoalan dengan perspektif ruhaniah. Melihat dari perspektif ruhaniah artinya memberikan makna dengan merujuk pada Rencana Agung Ilahi (Divine Grand Design). Mengapa hidup kita menderita? Kita sedang diuji Tuhan. Dengan mengutip Rumi secara bebas, katakan kepada anak kita bahwa bunga mawar di taman bunga hanya merkah setelah langit menangis. Anak kecil tahu bahwa ia hanya akan memperoleh air susu dari dada ibunya setelah menangis. Penderitaan adalah cara Tuhan untuk membuat kita menangis. Menangislah supaya Sang Perawat Agung memberikan susu keabadian kepadamu. Mengapa kita bahagia? Perhatikan bagaimana Tuhan selalu mengasihi kita, berkhidmat melayani keperluan kita, bahkan jauh sebelum kita dapat menyebut asma-Nya</p>
<p>6.      Libatkan anak dalam kegiatan-kegiatan ritual keagamaan. Kegiatan agama adalah cara praktis untuk &#8220;tune in&#8221; dengan Sumber dari Segala Kekuatan. Ambillah bola lampu listrik di rumah Anda. Bahaslah bentuknya, strukturnya, komponen-komponennya, kekutan cahayanya, voltasenya, dan sebagainya. Anda pasti menggunakan sains. Kegiatan agama adalah kabel yang menghubungkan bola lampu itu dengan sumber cahaya. Sembahyang, dalam bentuk apa pun, mengangkat manusia dari pengalaman fisikal dan material ke pengalaman spiritual. Untuk itu, kegiatan keagamaan tidak boleh dilakukan dengan terlalu banyak menekankan hal-hal yang formal. Berikan kepada anak-anak kita makna batiniah dari setiap ritus yang kita lakukan. Sembahyang bukan sekedar kewajiban. Sembahyang adalah kehormatan untuk menghadap Dia yang Mahakasih dan Mahasayang!</p>
<p>7.      Bacakan puisi-puisi, atau lagu-lagu yang spiritual dan inspirasional. Seperti kita sebutkan di atas, manusia mempunyai dua fakultas, fakultas untuk mencerap hal-hal material dan fakultas untuk mencerap hal-hal spiritual. Kita punya mata lahir dan mata batin. Ketika kita berkata &#8220;masakan ini pahit&#8221;, kita sedang menggunakan indra lahiriah kita. Tetapi ketika kita berkata &#8220;keputusan ini pahit&#8221;, kita sedang menggunakan indra batiniah kita. Empati, cinta, kedamaian, keindahan hanya dapat dicerap dengan fakultas spiritual kita (Ini yang kita sebut sbg SQ). SQ harus dilatih. Salah satu cara melatih SQ ialah menyanyikan lagu-lagu ruhaniah atau membacakan puisi-puisi. Jika Plato berkata &#8220;pada sentuhan cinta semua orang menjadi pujangga&#8221;, kita dapat berkata &#8220;pada sentuhan puisi semua orang menjadi pecinta.&#8221;</p>
<p>8.      Bawa anak untuk menikmati keindahan alam. Teknologi moderen dan kehidupan urban membuat kita teralienasi dari alam. Kita tidak akrab lagi dengan alam. Setiap hari kita berhubungan dengan alam yang sudah dicemari, dimanipulasi, dirusak. Alam tampak di depan kita sebagai musuh setelah kita memusuhinya. Bawalah anak-anak kita kepada alam yang relatif belum banyak tercemari. Ajak mereka naik ke puncak gunung. Rasakan udara yang segar dan sejuk. Dengarkan burung-burung yang berkicau dengan bebas. Hirup wewangian alami. Ajak mereka ke pantai. Rasakan angin yang menerpa tubuh. Celupkan kaki kita dan biarkan ombak kecil mengelus-elus jemarinya. Dan seterusnya. Kita harus menyediakan waktu khusus bersama mereka untuk menikmati ciptaan Tuhan, setelah setiap hari kita dipengapkan oleh ciptaan kita sendiri.</p>
<p>9.      Bawa anak ke tempat-tempat orang yang menderita. Nabi Musa pernah berjumpadengan Tuhan di Bukit Sinai. Setelah ia kembali ke kaumnya, ia merindukan pertemuan dengan Dia. Ia bermunajat, &#8220;Tuhanku, di mana bisa kutemui Engkau.&#8221; Tuhan berfirman, &#8220;Temuilah aku di tengah-tengah orang-orang yang hancur hatinya.&#8221; Di sekolah kami ada program yang kami sebut sebagai &#8220;spiritual camping&#8221;. Kami bawa anak-anak ke daerah pedesaan, di mana alam relatif belum terjamah oleh teknologi. Malam hari, mereka mengisi waktunya dengan beribadat dan tafakkur. Siang hari mereka melakukan action research, untuk mencari dan meneliti kehidupan orang yang paling miskin disekitar itu. Seringkali, ketika mereka melaporkan hasil penelitian itu, mereka menangis. Secara serentak, mereka menyisihkan uang mereka untukmemberkan bantuan. Dengan begitu, mereka dilatih untuk melakukan kegiatan sosial juga.</p>
<p>10.  Ikut-sertakan anak dalam kegiatan-kegiatan sosial. Saya teringat cerita nyata dari Canfield dalam Chicken Soup for the Teens. Ia bercerita tentang seorang anak yang &#8220;catatan kejahatannya lebih panjang dari tangannya.&#8221; Anak itu pemberang, pemberontak, dan ditakuti baik oleh guru maupun kawan- kawannya. Dalam sebuah acara perkemahan, pelatih memberikan tugas kepadanya untuk mengumpulkan makanan untuk disumbangkan bagi penduduk yang termiskin. Ia berhasil memimpin kawan-kawannya untuk mengumpulkan dan membagikan makanan dalam jumlah yang memecahkan rekor kegiatan sosial selama ini. Setelah makanan, mereka mengumpulkan selimut dan alat-alat rumah tangga. Dalam beberapa minggu saja, anak yang pemberang itu berubah menjadi anak yang lembut dan penuh kasih. Seperti dilahirkan kembali, ia menjadi anak yang baik &#8211; rajin, penyayang, dan penuh tanggung jawab.</p>
<p>Dikutip dari artikel lepas Yayasan Muthahari</p>
<p>Mahabenar Allah yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. Semoga bermanfaat</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyadi2009.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyadi2009.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyadi2009.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyadi2009.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusriyadi2009.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusriyadi2009.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusriyadi2009.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusriyadi2009.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyadi2009.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyadi2009.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyadi2009.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyadi2009.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyadi2009.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyadi2009.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=92&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/mengembangkan-kecerdasan-spiritual-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3271d4e3998f7113d196dc7901988a35?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Banjarbaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanda &#8211; Tanda Orang Sedang Jatuh Cinta</title>
		<link>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/tanda-tanda-orang-sedang-jatuh-cinta/</link>
		<comments>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/tanda-tanda-orang-sedang-jatuh-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 00:47:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agusriyadi2009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyadi2009.wordpress.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[?Jatuh cinta&#8230;berjuta rasanya&#8230;,? Itulah salah satu lirik lagu yang mengungkapkan bagaimana rasanya bila sedang jatuh cinta.  Setiap insan di muka bumi ini pasti pernah merasakan yang namanya ?Falling in love.? Jatuh cinta bisa datang kapan aja, dimana aja, gak pandang status, muda, tua, pokoknya…klo dia dah datang, pasti tak akan ada yang bisa menolaknya. Ssttt…mo [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=89&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>?Jatuh cinta&#8230;berjuta rasanya&#8230;,? Itulah salah satu lirik lagu yang mengungkapkan bagaimana rasanya bila sedang jatuh cinta.  Setiap insan di muka bumi ini pasti pernah merasakan yang namanya ?Falling in love.? Jatuh cinta bisa datang kapan aja, dimana aja, gak pandang status, muda, tua, pokoknya…klo dia dah datang, pasti tak akan ada yang bisa menolaknya. Ssttt…mo liat gelagat2 orang yang gi kasmaran gak? Coba liat artikel di bawah ini dechhh…</p>
<p>1. Ia adalah prioritas utama (She’s the one)</p>
<p>Agenda yang biasanya rutin dilakukan kini jadi terbengkalai karena acara bersamanya adalah yang utama. Intinya, <span id="more-89"></span>apapun akan dilakukan hanya untuk dia seorang.</p>
<p>2. Selalu memikirkan si dia<br />
Jadi sering melamun n memikirkan dia. Ia bisa tiba2 muncul di kepala, tanpa<br />
alasan yang jelas, n konyolnya&#8230;terkadang kita juga berharap klo si dia memikirkan kita juga (capee&#8230; dehh!!).</p>
<p>3. Pengen tahu segalanya tentang dia<br />
Siapa dia, apa yang ia pikirkan, apa yang membuatnya tertawa,  apakah kita<br />
bisa membuatnya bahagia. Perasaannya adalah hal yang paling utama wat kita.</p>
<p>4. Lebih perhatian<br />
Selalu memberikan perhatian xtra kepada orang yang dicintai.</p>
<p>5. Jadi serba salah</p>
<p>Selalu tampak malu2 n salah tingkah, jika si dia gi berada di samping kita, apalagi pada saat bertatap muka.</p>
<p>6. Menerima dia apa adanya<br />
Akan menerima dia apa adanya dengan segala kelebihan dan kekurangannya.</p>
<p>7. Banyak menghabiskan waktu bersamanya<br />
Ini adalah gejala yang paling umum dari orang yang gi jatuh cinta. Kita jadi<br />
lebih sering pengen ketemu si dia, walopun terkadang kalian berdua gak tau musti kemana n apa yang mesti diomongin / dilakuin. Yang penting, ketemu dengan sang pujaan hati lah pokoknya!. ^_^</p>
<p>8. Berusaha untuk selalu membahagiakan hatinya<br />
Selalu menjaga perasaannya agar hatinya tak terluka n apapun akan rela kita<br />
lakukan agar dia selalu tampak bahagia. (Ohh&#8230;co cwiittt!!!).</p>
<p>Jika tanda2 di atas tengah dialami oleh diri loe, dah&#8230;gak salah lagee, lo gi Jatuh Cinta sekarang!!! Selamat aza deh buat loe! Enjoy that feeling yachhh&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyadi2009.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyadi2009.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyadi2009.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyadi2009.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusriyadi2009.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusriyadi2009.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusriyadi2009.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusriyadi2009.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyadi2009.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyadi2009.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyadi2009.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyadi2009.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyadi2009.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyadi2009.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=89&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/tanda-tanda-orang-sedang-jatuh-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3271d4e3998f7113d196dc7901988a35?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Banjarbaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masalah Hidup</title>
		<link>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/masalah-hidup/</link>
		<comments>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/masalah-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 00:39:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agusriyadi2009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyadi2009.wordpress.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: KH Abdullah Gymnastiar Bismillahirrahmaanirrahiim, Suatu hal yang pasti tidak akan luput dari keseharian kita adalah yang disebut masalah atau persoalan hidup, dimanapun, kapanpun, apapun dan dengan siapapun, semuanya adalah potensi masalah. Namun andaikata kita cermati dengan seksama ternyata dengan persoalan yang persis sama, sikap orangpun berbeda-beda, ada yang begitu panik, goyah, kalut, stress tapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=85&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis: KH Abdullah Gymnastiar</p>
<p>Bismillahirrahmaanirrahiim,</p>
<p>Suatu hal yang pasti tidak akan luput dari keseharian kita adalah yang disebut masalah atau persoalan hidup, dimanapun, kapanpun, apapun dan dengan siapapun, semuanya adalah potensi masalah. Namun andaikata kita cermati dengan seksama ternyata dengan persoalan yang persis sama, sikap orangpun berbeda-beda, ada yang begitu panik, goyah, kalut, stress tapi ada pula yang menghadapinya dengan begitu mantap, tenang atau bahkan malah menikmatinya.</p>
<p>Berarti masalah atau persoalan yang sesungguhnya <span id="more-85"></span>bukan terletak pada persoalannya melainkan pada sikap terhadap persoalan tersebut. Oleh karena itu siapapun yang ingin menikmati hidup ini dengan baik, benar, indah dan bahagia adalah mutlak harus terus-menerus meningkatkan ilmu dan keterampilan dirinya dalam menghadapi aneka persoalan yang pasti akan terus meningkat kuantitas dan kualitasnya seiring dengan pertambahan umur, tuntutan, harapan, kebutuhan, cita-cita dan tanggung jawab.</p>
<p>Kelalaian kita dalam menyadari pentingnya bersungguh-sungguh mencari ilmu tentang cara menghadapi hidup ini dan kemalasan kita dalam melatih dan mengevaluasi ketrampilan kita dalam menghadapi persoalan hidup berarti akan membuat hidup ini hanya perpindahan kesengsaraan, penderitaan, kepahitan dan tentu saja kehinaan yang bertubi-tubi. Na&#8217;udzubillah.</p>
<p>1. Siap</p>
<p>Siap apa? Siap menghadapi yang cocok dengan yang diinginkan dan siap menghadapi yang tidak cocok dengan keiinginan.</p>
<p>Kita memang diharuskan memiliki keiinginan, cita-cita, rencana yang benar dan wajar dalam hidup ini, bahkan kita sangat dianjurkan untuk gigih berikhtiar mencapai apapun yang terbaik bagi dunia akhirat, semaksimal kemampuan yang Allah Swt berikan kepada kita.</p>
<p>Namun bersamaan dengan itu kitapun harus sadar-sesadarnya bahwa kita hanyalah makhluk yang memiliki sangat banyak keterbatasan untuk mengetahui segala hal yang tidak terjangkau oleh daya nalar dan kemampuan kita.</p>
<p>Dan pula dalam hidup ini ternyata sering sekali atau bahkan lebih sering terjadi sesuatu yang tidak terjangkau oleh kita, yang di luar dugaan dan di luar kemampuan kita untuk mencegahnya, andaikata kita selalu terbenam tindakan yang salah dalam mensikapinya maka betapa terbayangkan hari-hari akan berlalu penuh kekecewaaan, penyesalan, keluh kesah, kedongkolan, hati yang galau, sungguh rugi padahal hidup ini hanya satu kali dan kejadian yang tak didugapun pasti akan terjadi lagi.</p>
<p>Ketahuilah kita punya rencana, Allah Swt pun punya rencana, dan yang pasti terjadi adalah apa yang menjadi rencana Allah Swt.</p>
<p>Yang lebih lucu serta menarik, yaitu kita sering marah dan kecewa dengan suatu kejadian namun setelah waktu berlalu ternyata &#8220;kejadian&#8221; tersebut begitu menguntungkan dan membawa hikmah yang sangat besar dan sangat bermanfaat, jauh lebih baik dari apa yang diharapkan sebelumnya.</p>
<p>Alkisah ada dua orang kakak beradik penjual tape, yang berangkat dari rumahnya di sebuah dusun pada pagi hari seusai shalat shubuh, di tengah pematang sawah tiba-tiba pikulan sang kakak berderak patah, pikulan di sebelah kiri masuk ke sawah dan yang di sebelah kanan masuk ke kolam. Betapa kaget, sedih, kesal dan merasa sangat sial, jualan belum, untung belum bahkan modalpun habis terbenam, dengan penuh kemurungan mereka kembali ke rumah. Tapi dua jam kemudian datang berita yang mengejutkan, ternyata kendaraan yang biasa ditumpangi para pedagang tape terkena musibah sehingga seluruh penumpangnya cedera bahkan diantaranya ada yang cedera berat, satu-satunya diantara kelompok pedagang yang senantiasa menggunakan angkutan tersebut yang selamat hanyala dirinya, yang tidak jadi berjualan karena pikulannya patah. Subhanalloh, dua jam sebelumnya patah pikulan dianggap kesialan besar, dua jam kemudian patah pikulan dianggap keberuntungan luar biasa.</p>
<p>Oleh karena itu &#8220;fa idzaa azamta fa tawaqqal alalloh&#8221; bulatkan tekad, sempurnakan ikhtiar namun hati harus tetap menyerahkan segala keputusan dan kejadian terbaik kepada Allah Swt. Dan siapkan mental kita untuk menerima apapun yang terbaik menurut ilmu Allah Swt.</p>
<p>Allah Swt, berfirman dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 216, &#8220;Boleh jadi engkau tidak menyukai sesuatu padahal bagi Allah Swt lebih baik bagimu, dan boleh jadi engkau menyukai sesuatu padahal buruk dalam pandangan Allah Swt.&#8221;</p>
<p>Maka jikalau dilamar seseorang, bersiaplah untuk menikah dan bersiap pula kalau tidak jadi nikah, karena yang melamar kita belumlah tentu jodoh terbaik seperti yang senantiasa diminta oleh dirinya maupun orang tuanya. Kalau mau mengikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri, berjuanglah sungguh-sungguh untuk diterima di tempat yang dicita-citakan, namun siapkan pula diri ini andaikata Allah Yang MahaTahu bakat, karakter dan kemampuan kita sebenarnya akan menempatkan di tempat yang lebih cocok, walaupun tidak sesuai dengan rencana sebelumnya.</p>
<p>Melamar kerja, lamarlah dengan penuh kesungguhan, namun hati harus siap andaikata Allah Swt, tidak mengijinkan karena Allah Swt, tahu tempat jalan rizki yang lebih berkah.</p>
<p>Berbisnis ria, jadilah seorang profesional yang handal, namun ingat bahwa keuntungan yang besar yang kita rindukan belumlah tentu membawa maslahat bagi dunia akhirat kita, maka bersiaplah menerima untung terbaik menurut perhitungan Allah Swt. Demikianlah dalam segala urusan apapun yang kita hadapi.</p>
<p>2.Ridha</p>
<p>Siap menghadapi apa pun yang akan terjadi, dan bila terjadi, satu-satunya langkah awal yang harus dilakukan adalah mengolah hati kita agar ridha/rela akan kenyataan yang ada. Mengapa demikian? Karena walaupun dongkol, uring-uringan dan kecewa berat, tetap saja kenyataan itu sudah terjadi. Pendek kata, ridha atau tidak, kejadian itu tetap sudah terjadi. Maka, lebih baik hati kita ridha saja menerimanya.</p>
<p>Misalnya, kita memasak nasi, tetapi gagal dan malah menjadi bubur. Andaikata kita muntahkan kemarahan, tetap saja nasi telah menjadi bubur, dan tidak marah pun tetap bubur. Maka, daripada marah menzalimi orang lain dan memikirkan sesuatu yang membuat hati mendidih, lebih baik pikiran dan tubuh kita disibukkan pada hal yang lain, seperti mencari bawang goreng, ayam, cakweh, seledri, keripik, dan kecap supaya bubur tersebut bisa dibuat bubur ayam spesial. Dengan demikian, selain perasaan kita tidak jadi sengsara, nasi yang gagal pun tetap bisa dinikmati dengan lezat.</p>
<p>Kalau kita sedang jalan-jalan, tiba-tiba ada batu kecil nyasar entah dari mana dan mendarat tepat di kening kita, hati kita harus ridha, karena tidak ridha pun tetap benjol. Tentu saja, ridha atau rela terhadap suatu kejadian bukan berarti pasrah total sehingga tidak bertindak apa pun. Itu adalah pengertian yang keliru. Pasrah/ridha hanya amalan, hati kita menerima kenyataan yang ada, tetapi pikiran dan tubuh wajib ikhtiar untuk memperbaiki kenyataan dengan cara yang diridhai Allah Swt. Kondisi hati yang tenang atau ridha ini sangat membantu proses ikhtiar menjadi positif, optimal, dan bermutu.</p>
<p>Orang yang stress adalah orang yang tidak memiliki kesiapan mental untuk menerima kenyataan yang ada. Selalu saja pikirannya tidak realistis, tidak sesuai dengan kenyataan, sibuk menyesali dan mengandai &#8211; andai sesuatu yang sudah tidak ada atau tidak mungkin terjadi. Sungguh suatu kesengsaraan yang dibuat sendiri.</p>
<p>Misalkan tanah warisan telah dijual tahun yang lalu dan saat ini ternyata harga tanah tersebut melonjak berlipat ganda. Orang-orang yang malang selalu saja menyesali mengapa dahulu tergesa-gesa menjual tanah. Kalau saja mau ditangguhkan, niscaya akan lebih beruntung. Biasanya, hal ini dilanjutkan dengan bertengkar saling menyalahkan sehingga semakin lengkap saja penderitaan dan kerugian karena memikirkan tanah yang nyata-nyata telah menjadi milik orang lain.</p>
<p>Yang berbadan pendek, sibuk menyesali diri mengapa tidak jangkung. Setiap melihat tubuhnya ia kecewa, apalagi melihat yang lebih tinggi dari dirinya. Sayangnya, penyesalan ini tidak menambah satu senti pun jua. Yang memiliki orang tua kurang mampu atau telah bercerai, atau sudah meninggal sibuk menyalahkan dan menyesali keadaan, bahkan terkadang menjadi tidak mengenal sopan santun kepada keduanya, mempersatukan, atau menghidupkannya kembali. Sungguh banyak sekali kita temukan kesalahan berpikir, yang tidak menambah apa pun selain menyengsarakan diri.</p>
<p>Ketahuilah, hidup ini terdiri dari berbagai episode yang tidak monoton. Ini adalah kenyataan hidup, kenanglah perjalanan hidup kita yang telah lalu dan kita harus benar-benar arif menyikapi setiap episode dengan lapang dada, kepala dingin, dan hati yang ikhlas. Jangan selimuti diri dengan keluh kesah karena semua itu tidak menyelesaikan masalah, bahkan bisa jadi memperparah masalah.</p>
<p>Dengan demikian, hati harus ridha menerima apa pun kenyataan yang terjadi sambil ikhtiar memperbaiki kenyataan pada jalan yang diridhai Allah swt.</p>
<p>3. Jangan Mempersulit Diri</p>
<p>Andaikata kita mau jujur, sesungguhnya kita ini paling hobi mengarang, mendramatisasi, dan mempersulit diri. Sebagian besar penderitaan kita adalah hasil dramatisasi perasaan dan pikiran sendiri. Selain tidak pada tempatnya, pasti ia juga membuat masalah akan menjadi lebih besar, lebih seram, lebih dahsyat, lebih pahit, lebih gawat, lebih pilu daripada kenyataan yang aslinya, Tentu pada akhirnya kita akan merasa jauh lebih nelangsa, lebih repot di dalam menghadapinya/mengatasinya.</p>
<p>Orang yang menghadapi masa pensiun, terkadang jauh sebelumnya sudah merasa sengsara. Terbayang di benaknya saat gaji yang kecil, yang pasti tidak akan mencukupi kebutuhannya. Padahal, saat masih bekerja pun gajinya sudah pas-pasan. Ditambah lagi kebutuhan anak-anak yang kian membengkak, anggaran rumah tangga plus listrik, air, cicilan rumah yang belum lunas dan utang yang belum terbayar. Belum lagi sakit, tak ada anggaran untuk pengobatan, sementara umur makin menua, fisik kian melemah, semakin panjang derita kita buat, semakin panik menghadapi pensiun. Tentu saja sangat boleh kita memperkirakan kenyataan yang akan terjadi, namun seharusnya terkendali dengan baik. Jangan sampai perkiraan itu membuat kita putus asa dan sengsara sebelum waktunya.</p>
<p>Begitu banyak orang yang sudah pensiun ternyata tidak segawat yang diperkirakan atau bahkan jauh lebih tercukupi dan berbahagia daripada sebelumnya. Apakah Allah SWT. yang Mahakaya akan menjadi kikir terhadap para pensiunan, atau terhadap kakek-kakek dan nenek-nenek? Padahal, pensiun hanyalah salah satu episode hidup yang harus dijalani, yang tidak mempengaruhi janji dan kasih sayang Allah.</p>
<p>Maka, di dalam menghadapi persoalan apa pun jangan hanyut tenggelam dalam pikiran yang salah. Kita harus tenang, menguasai diri seraya merenungkan janji dan jaminan pertolongan Allah Swt. Bukankah kita sudah sering melalui masa-masa yang sangat sulit dan ternyata pada akhirnya bisa lolos?</p>
<p>Yakinlah bahwa Allah yang Mahatahu segalanya pasti telah mengukur ujian yang menimpa kita sesuai dengan dosis yang tepat dengan keadaan dan kemampuan kita. &#8220;Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan, dan sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan&#8221; (QS Al-Insyirah [94]:5-6). Sampai dua kali Allah Swt menegaskan janji-Nya. Tidak mungkin dalam hidup ini terus menerus mendapatkan kesulitan karena dunia bukanlah neraka. Demikian juga tidak mungkin dalam hidup ini terus menerus memperoleh kelapangan dan kemudahan karena dunia bukanlah surga. Segalanya pasti akan ada akhirnya dan dipergilirkan dengan keadilan Allah Swt.</p>
<p>4. Evaluasi Diri</p>
<p>Ketahuilah, hidup ini bagaikan gaung di pegunungan: apa yang kita bunyikan, suara itu pulalah yang akan kembali kepada kita. Artinya, segala yang terjadi pada kita adalah buah dari apa yang kita lakukan. &#8220;Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat balasannya pula&#8221; (QS Al-ZalZalah [99]: 7-8)</p>
<p>Allah Swt Maha Peka terhadap apapun yang kita lakukan. Dengan keadilan-Nya tidak akan ada yang meleset, siapa pun yang berbuat, sekecil dan setersembunyi apapun kebaikan, niscaya Allah Swt, akan membalas berlipat ganda dengan aneka bentuk yang terbaik menurut-Nya. Sebaliknya, kezaliman sehalus apapun yang kita lakukan yang tampaknya seperti menzalimi orang lain, padahal sesungguhnya menzalimi diri sendiri, akan mengundang bencana balasan dari Allah Swt, yang pasti lebih getir dan gawat. Naudzubillah.</p>
<p>Andaikata ada batu yang menghantam kening kita, selain hati harus ridha, kita pun harus merenung, mengapa Allah menimpakan batu ini tepat ke kening kita, padahal lapangan begitu luas dan kepala ini begitu kecil? Bisa jadi semua ini adalah peringatan bahwa kita sangat sering lalai bersujud, atau sujud kita lalai dari mengingat-Nya. Allah tidak menciptakan sesuatu dengan sia-sia, pasti segalanya ada hikmahnya.</p>
<p>Dompet hilang? Mengapa dari satu bus, hanya kita yang ditakdirkan hilang dompet? Jangan sibuk menyalahkan pencopet karena memang sudah jelas ia salah dan memang begitu pekerjaannya. Renungkankah: boleh jadi kita ini termasuk si kikir, si pelit, dan Allah Mahatahu jumlah zakat dan sedekah yang dikeluarkan. Tidak ada kesulitan bagi-Nya untuk mengambil apapun yang dititipkan kepada hamba-hamba-Nya.</p>
<p>Anak nakal, suami kurang betah di rumah dan kurang mesra, rezeki seret dan sulit, bibir sariawan terus menerus, atau apa saja kejadian yang menimpa dan dalam bentuk apapun adalah sarana yang paling tepat untuk mengevaluasi segala yang terjadi. Pasti ada hikmah tersendiri yang sangat bermanfaat, andaikata kita mau bersungguh-sungguh merenunginya dengan benar.</p>
<p>Jangan terjebak pada sikap yang hanya menyalahkan orang lain karena tindakan emosional seperti ini hanya sedikit sekali memberi nilai tambah bagi kepribadian kita. Bahkan, apabila tidak tepat dan berlebihan, akan menimbulkan kebencian dan masalah baru.</p>
<p>Ketahuilah dengan sungguh-sungguh, dengan mengubah diri, berarti pula kita mengubah orang lain. Camkan bahwa orang lain tidak hanya punya telinga, tetapi mereka pun memiliki mata, perasaan, pikiran yang dapat menilai siapa diri kita yang sebenarnya.</p>
<p>Jadikanlah setiap masalah sebagai sarana efektif untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri karena hal itulah yang menjadi keuntungan bagi diri dan dapat mengundang pertolongan Allah Swt.</p>
<p>5. Hanya Allah-lah Satu satunya Penolong</p>
<p>Sesungguhnya tidak akan terjadi sesuatu kecuali dengan izin Allah Swt. Baik berupa musibah maupun nikmat. Walaupun bergabung jin dan manusia seluruhnya untuk mencelakakan kita, demi Allah tidak akan jatuh satu helai rambut pun tanpa izin-Nya. Begitu pun sebaliknya, walaupun bergabung jin dan manusia menjanjikan akan menolong atau memberi sesuatu, tidak pernah akan datang satu sen pun tanpa izin-Nya.</p>
<p>Mati-matian kita ikhtiar dan meminta bantuan siapapun, tanpa izin-Nya tak akan pernah terjadi yang kita harapkan. Maka, sebodoh-bodoh kita adalah orang yang paling berharap dan takut kepada selain Allah Swt. Itulah biang kesengsaraan dan biang menjauhnya pertolongan Allah Swt.</p>
<p>Ketahuilah, makhluk itu &#8220;La haula wala quwata illa billahil&#8217; aliyyil &#8216; azhim&#8221; tiada daya dan tiada upaya kecuali pertolongan Allah Yang MahaAgung. Asal kita hanyalah dari setetes sperma, ujungnya jadi bangkai, ke mana-mana membawa kotoran.</p>
<p>Allah menjanjikan dalam Surah Al-Thalaq ayat 2 dan 3, &#8220;Barang siapa yang bersungguh-sungguh mendekati Allah (bertaqwa), niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar bagi setiap urusannya, dan akan diberi rezeki dari tempat yang tidak disangka-sangka. Dan barang siapa yang bertawakal hanya kepada Allah, niscaya akan dicukupi segala kebutuhannya.&#8221;</p>
<p>Jika kita menyadari dan meyakininya, kita memiliki bekal yang sangat kukuh untuk mengarungi hidup ini, tidak pernah gentar menghadapi persoalan apapun karena sesungguhnya yang paling mengetahui struktur masalah kita yang sebenarnya berikut segala jalan keluar terbaik hanyalah Allah Swt Yang Mahasempurna. Dia sendiri berjanji akan memberi jalan keluar dari segala masalah, sepelik dan seberat apapun karena bagi Dia tidak ada yang rumit dan pelik, semuanya serba mudah dalam genggaman kekuasaan-Nya.</p>
<p>Pendek kata, jangan takut menghadapi masalah, tetapi takutlah tidak mendapat pertolongan Allah dalam menghadapinya. Tanpa pertolongan-Nya, kita akan terus berkelana dalam kesusahan, dari satu persoalan ke persoalan lain, tanpa nilai tambah bagi dunia dan akhirat kita·benar-benar suatu kerugian yang nyata.</p>
<p>Terimalah ucapan selamat berbahagia, bagi saudara-saudaraku yang taat kepada Allah dan semakin taat lagi ketika diberi kesusahan dan kesenangan, shalatnya terjaga, akhlaknya mulia, dermawan, hati bersih, dan larut dalam amal-amal yang disukai Allah.</p>
<p>InsyaAllah, masalah yang ada akan menjadi jalan pendidikan dan Allah yang akan semakin mematangkan diri, mendewasakan, menambah ilmu, meluaskan pengalaman, melipatgandakan ganjaran, dan menjadikan hidup ini jauh lebih bermutu, mulia, dan terhormat di dunia akhirat.</p>
<p>Semoga, dengan izin Allah, uraian ini ada manfaatnya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyadi2009.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyadi2009.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyadi2009.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyadi2009.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusriyadi2009.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusriyadi2009.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusriyadi2009.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusriyadi2009.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyadi2009.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyadi2009.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyadi2009.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyadi2009.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyadi2009.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyadi2009.wordpress.com/85/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=85&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/masalah-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3271d4e3998f7113d196dc7901988a35?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Banjarbaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Sukses Menjalin Hubungan Jarak Jauh</title>
		<link>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/tips-sukses-menjalin-hubungan-jarak-jauh/</link>
		<comments>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/tips-sukses-menjalin-hubungan-jarak-jauh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 00:32:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agusriyadi2009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyadi2009.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Siapapun pasti akan senang kalo bisa berdekatan dengan kekasih hati and bisa ketemuan setiap malam minggu. Tapi bagaimana bila ternyata kekasih tinggal di kota yang berbeda dan tidak bisa hadir setiap saat. Jangan sedih dulu&#8230;, apalagi bila ternyata kamu termasuk salah satu diantara sekian banyak pasangan yang harus menjalani hubungan jarak jauh. Berikut ini ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=79&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapapun pasti akan senang kalo bisa berdekatan dengan kekasih hati and bisa ketemuan setiap malam minggu. Tapi bagaimana bila ternyata kekasih tinggal di kota yang berbeda dan tidak bisa hadir setiap saat.<br />
Jangan sedih dulu&#8230;, apalagi bila <span id="more-79"></span>ternyata kamu termasuk salah satu diantara sekian banyak pasangan yang harus menjalani hubungan jarak jauh.</p>
<p>Berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu coba untuk membuat hubungan jarak jauhmu lebih awet.</p>
<p>1. Tetap menjalin komunikasi</p>
<p>Usahakan untuk selalu bertukar kabar dengannya. Di jaman teknologi canggih<br />
seperti saat ini, banyak media yang membuat jarak yang jauh bukanlah<br />
hambatan yang berarti, misalnya dengan adanya layanan telpon SLJJ/SLI, SMS, atau bahkan layanan chatting melalui internet.</p>
<p>2. Cari kesibukan</p>
<p>Isi waktu luang dengan berbagai kegiatan. Membaca buku, jogging atau berkumpul dan jalan-jalan bersama teman. Selain bermanfaat untuk mengusir sepi, cara ini pun cukup manjur untuk menghalau godaan.</p>
<p>3. Menyegarkan kenangan indah tentangnya ,Baca kembali surat atau e-mail yang pernah dikirimnya atau mendengarkan lagu favorit berdua, bisa membantu untuk selalu menyegarkan kembali hubunganmu.</p>
<p>4. Kirim kejutan<br />
Sesekali, beri kejutan pada pasangan dengan mengirim benda-benda kegemarannya. Jangan lupa sisipkan fotomu di dalamnya. Cara ini bisa membuat dia terkesan dan tetap menjaga komitmen.</p>
<p>5. Hormati komitmen<br />
Apapun godaan yang dihadapi, berusahalah menghindarinya. Jangan coba melanggar komitmen yang kalian buat bersama.</p>
<p>Jadi, siapa bilang hubungan jarak jauh tidak bisa berhasil?</p>
<p>Yang penting, jauh dimata tapi tetap dekat di hati, kan&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyadi2009.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyadi2009.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyadi2009.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyadi2009.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusriyadi2009.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusriyadi2009.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusriyadi2009.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusriyadi2009.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyadi2009.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyadi2009.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyadi2009.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyadi2009.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyadi2009.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyadi2009.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=79&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/tips-sukses-menjalin-hubungan-jarak-jauh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3271d4e3998f7113d196dc7901988a35?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Banjarbaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Trik Jitu Buat Akhiri Selingkuh</title>
		<link>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/trik-jitu-buat-akhiri-selingkuh/</link>
		<comments>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/trik-jitu-buat-akhiri-selingkuh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 00:22:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agusriyadi2009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyadi2009.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[SELINGKUH&#8230;Selingan Indah Namun Keluarga Utuh. Mmm&#8230;klo dipikir2 enak juga tuh ya&#8230;but, jgn lupain akibatnya juga duonkk&#8230;bisa jadi semuanya jadi runyam ’n hancur berantakan gr2 ulah lo? So, klo lo mang punya niat wat mengakhiri perselingkuhan, knapa gk coba tips berikut ini? 1. Bilang ke “Sephia” lo, klo lo mo mengakhiri hubungan semu ini. Katakan bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=73&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SELINGKUH&#8230;Selingan Indah Namun Keluarga Utuh. Mmm&#8230;klo dipikir2 enak juga tuh ya&#8230;but, jgn lupain akibatnya juga duonkk&#8230;bisa jadi semuanya jadi runyam ’n hancur berantakan gr2 ulah lo?<br />
So, klo lo mang punya niat wat mengakhiri perselingkuhan, knapa gk coba tips berikut ini?</p>
<p>1. Bilang ke “Sephia” lo, klo lo mo mengakhiri hubungan semu ini. Katakan <span id="more-73"></span>bahwa keputusan ini sudah bulat ‘n gak bisa diganggu gugat. Jangan sertakan alasan apapun.</p>
<p>2. Jangan coba2 wat ngejawab pertanyaannya yang diawali dengan kata &#8216;mengapa?&#8217;. Karena, bisa jadi keputusan lo berubah lagi ’n tergoda wat ngelanjutin affair. So, be careful!.</p>
<p>3. Saat lo dah memutuskan, jangan coba2 wat menemuinya lagi ‘tuk alasan apapun! Ingat, sejuta pesonanya memang gk mudah wat dilupain. Karena apa? Klo lo coba wat menemuinya lagi, bisa jadi lo kembali ke pelukannya.</p>
<p>4. Manfaatin waktu lo sebanyak2nya w/ ur fam and ur lover. Cos, hal itu akan<br />
menumbuhkan kembali benih2 cinta yang sempet pupus ‘n bisa ngebuat lo lupa ma kekasih gelap lo.</p>
<p>5. Komunikasi antara lo ma pasangan jangan pernah putus. Sesibuk apapun,<br />
hubungi dia lewat telpon, SMS or e-mail. Buatlah acara romantis secara periodik. Cara ini bisa memperkecil kemungkinan lo mengingat selingkuhan.</p>
<p>6. Jika masih susah wat ngelupain pacar gelap, lo bisa kunjungi psikolog. Lakukan terapi yang disarankan ‘tuk mengatasi rasa rindu, sedih, ‘n sakit hati sama kekasih gelap.</p>
<p>7. Jangan beri kesempatan sama diri ‘ndiri untuk mengkhayalkan pacar gelap. Setiap kali bayangannya terlintas, singkirkan dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat.</p>
<p>At the end, gak ada cara yang paling ampuh, selain niat yang sungguh2 wat ngelupain hubungan yang cuma dilandasi emosi sesaat itu.</p>
<p>So, say NO to affair&#8230;!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyadi2009.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyadi2009.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyadi2009.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyadi2009.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agusriyadi2009.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agusriyadi2009.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agusriyadi2009.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agusriyadi2009.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyadi2009.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyadi2009.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyadi2009.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyadi2009.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyadi2009.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyadi2009.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyadi2009.wordpress.com&amp;blog=8223798&amp;post=73&amp;subd=agusriyadi2009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyadi2009.wordpress.com/2009/07/22/trik-jitu-buat-akhiri-selingkuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3271d4e3998f7113d196dc7901988a35?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Banjarbaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
