
Berpikir di luar tingkat pemerolehan pengetahuan dikatakan berfikir yang kompleks. Berfikir kompleks memerlukan usaha dan menghasilkan pemikiran yang akan berbeda antara seseorang dengan yang lain. Hasil-hasil itu tidaklah dapat diprediksi karena proses tingkat pemikiran lebih tinggi bukan bersifat mekanik. Berfikir tingkat menengah dan tingkat tinggi merupakan kemampuan untuk membahas tantangan-tantangan baru dengan pemahaman dan empati dan terus beruasah untuk menghadapi tantangan-tantangan itu. Penelitian baru – baru ini mengenai pemikiran tingkat tinggi menunjukkan kesimpulan yang jelas. Pembelajaran yang berdasarkan pada penerapan kecakapan berfikir tingkat tinggi menghasilkan tingkat pembelajaran siswa yang lebih tinggi. Perolehan dalam pembelajaran dan ukuran kecerdasan telah dikaitkan pada pembelajaran yang menggunakan bermacam teknik khusus. (Kapas, 1991), termasuk: